Blog

Your blog category

The Happiness Trap: Mengapa Semakin Kita Mengejar, Semakin Kita Kehilangan Kebahagiaan?

Penelitian psikologi terbaru menunjukkan bahwa terlalu menghargai kebahagiaan secara berlebihan justru bisa menjadi bumerang. Dalam sebuah eksperimen, partisipan yang diminta untuk lebih mengutamakan kebahagiaan justru merasa kurang bahagia, bahkan dalam situasi yang seharusnya membuat mereka senang. Ketika mereka menonton film yang memunculkan perasaan positif, mereka malah merasa kecewa karena tidak merasakan kebahagiaan seperti yang mereka […]

The Happiness Trap: Mengapa Semakin Kita Mengejar, Semakin Kita Kehilangan Kebahagiaan? Read More »

Mental Workload: Mengungkap Beban Tersembunyi di Dunia Kerja

Dinda (bukan nama sebenarnya) adalah seorang pegawai di perusahaan media digital. Hari itu, ia sudah berhasil mencentang semua to-do list nya—jam 9 meeting, jam 11 revisi konten, jam 2 presentasi ide, jam 4 follow-up email. Akan tetapi, tetap saja, ia merasa lelah luar biasa. Bukan karena pekerjaannya yang terlihat, tapi karena semua yang tak tertulis:

Mental Workload: Mengungkap Beban Tersembunyi di Dunia Kerja Read More »

Career Cushioning sebagai Respon terhadap Ketidakamanan Kerja

“Ini saya kerja sambil mencari kerja juga” Pernahkah kamu mendengar ungkapan ini dari seseorang atau justru kamu sendiri yang sedang mengalaminya?  Dunia kerja saat ini tidak lagi sesolid beberapa dekade lalu. Kemajuan teknologi, otomatisasi, perubahan industri, serta dampak pandemi telah menggeser dinamika pekerjaan. Banyak karyawan yang mulai merasa bahwa keamanan kerja bukanlah sesuatu yang bisa

Career Cushioning sebagai Respon terhadap Ketidakamanan Kerja Read More »

Terjebak dalam Dunia Digital: Bahaya Kelelahan Digital dan Cara Mengatasinya

Penelitian mengungkapkan, 1 dari 3 pekerja mengalami kelelahan digital saat bekerja.  “Kok Bisa?” Tren Work From Home, Work From Cafe, Work From Anywhere sudah mulai mendominasi sebagian besar sistem kerja akhir – akhir ini. Tren ini dimulai sejak pandemi yang seluruh kegiatan dilakukan secara daring seperti zoom meeting, google meet, dan online meeting lainnya. Kita

Terjebak dalam Dunia Digital: Bahaya Kelelahan Digital dan Cara Mengatasinya Read More »

Kenapa Doyan Banget sama yang Manis-manis? Yuk Kepoin Sugar Craving dari Kacamata Psikologi!

“Tiba-tiba tengah malam pengen banget makan manis” “Pas energi abis, ditambah lagi panas cuacanya kayaknya minum yang manis cocok banget nih!” Siapa sih disini orang yang nggak suka konsumsi makanan dan minuman manis? Bahkan sampai rasanya kalau belum konsumsi sesuatu yang manis hari ini. Kayaknya hampir semua dari kita pernah yang namanya merasakan sugar craving.

Kenapa Doyan Banget sama yang Manis-manis? Yuk Kepoin Sugar Craving dari Kacamata Psikologi! Read More »

A Private Life is a Happy Life, is That True?

Di era digital seperti sekarang, ruang privat merupakan salah satu konsep yang mendasari kesejahteraan individu. Penggunaan internet, media sosial, dan gawai yang semakin masif membuat batasan antara ranah publik dan privat semakin kabur.  Dulu punya private life, area dimana kehidupan kita nggak disorot publik, kita bisa bebas berekspresi tanpa takut ada yang menghakimi, sekarang itu

A Private Life is a Happy Life, is That True? Read More »

Screentime 7,5 Jam/Hari Jadi Penyebab Gen Z Takut Interview?

Bukan rahasia lagi bahwa Gen Z merupakan kelompok demografi yang unik. Mereka memiliki masalah dengan beberapa keterampilan verbal dan nonverbal yang seringkali dianggap remeh oleh generasi lain. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Georgia Southern University, 9 dari 12 Gen Z mengalami kesulitan untuk berkomunikasi formal dan memiliki gaya komunikasi yang berbeda. Pandemi yang membuat pekerjaan

Screentime 7,5 Jam/Hari Jadi Penyebab Gen Z Takut Interview? Read More »

57% Karyawan Memutuskan Resign karena Tidak Dihargai di Tempat Kerja?

Kita sering membahas seputar alasan karyawan yang meninggalkan perusahaan berkutat pada kompensasi finansial dan prospek jenjang karir. Ternyata ada faktor yang lebih dominan memicu demotivasi sampai keputusan untuk resign, yaitu budaya kerja.  Budaya kerja ini merupakan nilai-nilai, norma, dan praktik yang membentuk lingkungan kerja sehari-hari, memiliki pengaruh psikologis yang mendalam pada kesejahteraan karyawan. Ketika budaya

57% Karyawan Memutuskan Resign karena Tidak Dihargai di Tempat Kerja? Read More »

Lebih dari 50.000 Karyawan Terdampak Layoff Tahun Ini!

Gelombang layoff yang melanda sektor teknologi dalam beberapa waktu terakhir makin merambah ke industri pertelevisian, khususnya di Indonesia. Hal ini menimbulkan kekhawatiran dan pertanyaan terkait stabilitas pasar kerja dan arah industri media di era digital seperti sekarang ini. Setelah periode pertumbuhan eksponensial dan investasi dengan skala besar ketika pandemi. Saat ini justru banyak perusahaan teknologi

Lebih dari 50.000 Karyawan Terdampak Layoff Tahun Ini! Read More »

Kerja Bareng Sahabat? Waspadai Risiko di Baliknya

Pernahkah kamu berada dalam situasi di mana kamu harus bekerja sama dengan sahabat Anda, tetapi kamu tidak merasa baik? Disaat kamu lelah, emosional, atau baru saja berhubungan dengan orang yang menyebalkan. Jika ya, kamu mungkin mengalami networking vs friendship. Networking adalah tentang membangun hubungan dengan orang-orang yang dapat menambah nilai bagi pekerjaan atau bisnis kamu.

Kerja Bareng Sahabat? Waspadai Risiko di Baliknya Read More »

Scroll to Top