
Tahun 2025 mau berakhir dan media sosial kita dibanjiri dengan revolusi menyambut tahun baru. Nah, kita sering berfokus pada apa yang belum tercapai, seperti resolusi yang gagal tahun ini, target yang harus dikejar, dan kesuksesan orang lain yang harus sama dengan orang lain. Pola pikir semacam ini yang membuat kita merasa tertinggal kalau tidak bekerja keras sampai mengalami burnout dan cemas berlebih.
Sekitar 85% orang di seluruh dunia mempunyai harga diri yang rendah (Sumber: Psychology Today). Sama halnya seperti kita yang lupa melakukan apresiasi diri (self appreciation). Kalau kamu ingin bertahan di tahun depan harus bisa mengakui sejauh mana kaki kita sudah melangkah.
Kenapa Self Appreciation menjadi Fondasi Mental?
Secara psikologis, apresiasi diri merupakan komponen vital dari self compasssion. Nah, orang yang menunjukkan bahwa orang yang rajin mengapresiasi usaha dan proses, bukan hanya hasilnya mempunyai tingkat resilience yang jauh lebih tinggi ketika berhadapan dengan kegagalan. Pada saat mengapresiasi diri, kita akan mengaktifkan soothing (sistem penenang) di otak yang melawan dominasi sistem threat (ancaman). Hal ini membantu menstabilkan amygdala (pusat panik).
Apresiasi diri merupakan booster energi mental yang kamu butuhkan untuk bangkit, bukan beban yang harus kita pikul. Banyak diantara kita yang salah mengartikan apresiasi diri sebagai bentuk narsisme atau euforia. Padahal, apresiasi diri kita fokuskan pada proses dan usaha, tidak hanya tugas akhir saja.
Apresiasi diri tidak melulu tentang hal yang besar, bisa kita mulai dari hal kecil, seperti “Saya apresiasi diri berani berkata ‘tidak’ ketika ingin menolak permintaan orang lain,” atau “Saya menghargai ketika saya stres tapi tetap mau melanjutkan kegiatan sehari-hari”. Rutin mengapresiasi proses yang kita lakukan, kita akan belajar bahwa konsistensi kecil jauh lebih bernilai daripada mengejar kesempurnaan.
Tips Praktis Memulai Apresiasi Diri
Tahun 2026 mari ubah kebiasaan kita, dengan:
- Stop Comparing dan Despairing, kita berhenti untuk membandingkan behind the scenes hidup kita dengan apa yang orang highlight di media sosial. Baca disini untuk tahu cara selengkapnya.
- Membuat ‘List Apresiasi’, setiap malam tulis beberapa hal yang sudah kamu lakukan dengan baik hari itu.
- Take your time untuk “istirahat” karena tubuhmu juga berhak untuk mengambil jeda.
Nah buat kamu yang merasa sulit untuk memulai apresiasi diri karena dibebani rasa bersalah, rasa kurang berhasil. Di Welas Asih Consulting kami percaya bahwa self appreciation dimulai dari self acceptance. Kalau masih ingin tahu info yang lain langsung saja cek https://welasasihconsulting.id/. Nah, Welas Asih Consulting juga bisa menjadi salah satu alternatif bagi kamu yang ingin berkonsultasi loh, for more info kamu bisa hubungi Minsih melalui nomor berikut ini https://wa.me/6281229195390 ya.
